Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Kembali Bikin Heboh, Kali Ini Soal Babi Panggang Ambawang
Pemerintahan
19 jam yang lalu
Jokowi Kembali Bikin Heboh, Kali Ini Soal Babi Panggang Ambawang
2
Anis Byarwati Minta Kaum Muda Ikut Kontribusi Atasi Kemiskinan
Politik
18 jam yang lalu
Anis Byarwati Minta Kaum Muda Ikut Kontribusi Atasi Kemiskinan
3
Soal Jokowi dan Babi Panggang, Joman: Pecat Pratikno
Peristiwa
19 jam yang lalu
Soal Jokowi dan Babi Panggang, Joman: Pecat Pratikno
4
Ketua DPP PPP Merasa Aneh saat Rakyat Dilarang Mudik, Tapi WN China Boleh Masuk
Peristiwa
18 jam yang lalu
Ketua DPP PPP Merasa Aneh saat Rakyat Dilarang Mudik, Tapi WN China Boleh Masuk
5
Kembali Tebar Teror, Teroris OPM Tembaki Polsek dan Bakar Rumah Penduduk Ilaga Papua
Hukum
20 jam yang lalu
Kembali Tebar Teror, Teroris OPM Tembaki Polsek dan Bakar Rumah Penduduk Ilaga Papua
6
Kisah Penjual Prangko Kembalikan Duit Rp 16,4 Juta yang Ia Temukan di Depan Kantor Pos
Peristiwa
19 jam yang lalu
Kisah Penjual Prangko Kembalikan Duit Rp 16,4 Juta yang Ia Temukan di Depan Kantor Pos

Berada di Garis Depan Perangi Virus Corona, Dokter Liang Terinfeksi dan Meninggal

Berada di Garis Depan Perangi Virus Corona, Dokter Liang Terinfeksi dan Meninggal
Staf medis membawa seorang pasien terinfeksi virus corona ke Rumah Sakit Jinyintan di Wuhan, pada 18 Januari lalu. (detik.com)
Sabtu, 25 Januari 2020 19:40 WIB
BEIJING - Dokter Liang Wudong, salah seorang dokter yang ikut merawat pasien virus corona di Provinsi Hubei, China, dilaporkan meninggal dunia setelah terinfeksi virus corona.

Dikutip dari detikcom yang melansir dari Reuters dan Channel News Asia, Sabtu (25/1/2020), dokter berusia 62 tahun itu bertugas di Rumah Sakit Xinhua Hubei dan ada di garis terdepan dalam memerangi wabah virus corona di Kota Wuhan, Provinsi Hubei.

Kematian Liang dilaporkan oleh televisi nasional China Global Television Network (CGTN) pada Sabtu (25/1) waktu setempat.

''Liang Wudong, seorang dokter di Rumah Sakit Xinhua Hubei yang ada di garis depan peperangan #CoronavirusOutbreak di Wuhan, meninggal dunia karena virus itu pada usia 62 tahun,'' demikian laporan CGTN, yang sebelumnya dikenal sebagai CCTV, via Twitter.

Laporan portal berita Thepaper.cn seperti dilansir South China Morning Post (SCMP) menyebut Liang yang seorang dokter bedah ini meninggal dunia pada Sabtu (25/1) pagi, sekitar pukul 07.00 waktu setempat.

SCMP melaporkan bahwa Liang diduga terinfeksi virus corona sejak pekan lalu, sebelum dia dipindahkan ke Rumah Sakit Jinyintan di Wuhan untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

Meninggalnya Liang ini merupakan kematian pertama dari kalangan profesional medis sejak virus corona mewabah di China.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Ragam
wwwwww