Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
14 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
18 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
15 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
13 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
20 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
19 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut

Narkoba 39 Kg Ditemukan dalam Pesawat Rombongan Presiden

Narkoba 39 Kg Ditemukan dalam Pesawat Rombongan Presiden
(republika.co.id)
Sabtu, 29 Juni 2019 12:07 WIB
MADRID - Pihak berwenang menemukan 39 kg kokain dalam pesawat yang membawa rombongan Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, di Madrid, Selasa.

Dikutip dari republika.co.id, Kepolisian Spanyol telah menahan seorang sersan Angkatan Udara Brasil karena diduga berusaha menyelundupkan narkoba jenis kokain itu ke Spanyol.

Pesawat yang membawa rombongan Presiden Brasil, Jair Bolsonaro itu berhenti di Spanyol sebelum bertolak ke KTT G-20 di Osaka, Jepang

Menurut keterangan sumber di Kepolisian Spanyol kepada kantor berita Reuters, sersan tersebut ditahan setelah pihak berwenang menemukan 39 kg kokain di dalam tiga koper di saat pesawat berhenti di Madrid hari Selasa.

Angkatan Utara Brasil mengatakan bahwa sersan ini bekerja sebagai awak di pesawat cadangan itu dan bukan di pesawat kepresiden yang membawa Presiden Bolsonaro.

Wakil Presiden Brasil Hamilton Mourao mengukuhkan bahwa sersan tersebut ditugaskan membantu persiapan perjalanan Presiden Bolsonaro ke Jepang dan sebelumya memang dijadwalkan akan berada di Spanyol sebelum melanjutkan perjalanan kembali ke Brasil setelah KTT selesai.

''Jelas saja melihat jumlah narkoba yang dibawanya, dia tidak membelinya begitu saja tiba-tiba, dan membawanya, bukan? Dia bekerja atas suruhan orang lain,'' kata Mourao.

Di akun Twitternya, Presiden Bolsonaro mengatakan dia mendapat pemberitahuan atas penahanan itu dari Menteri Pertahanan dan telah memerintahkan ''kerjasama segera dengan Kepolisian Spanyol.''

Pemerintah Brasil mengatakan akan bekerjasama dengan penyelidik Spanyol dan sudah melakukan penyelidikan terpisah.

Kepala Keamanan Kabinet Brasil Jenderal Augusto Heleno menyayangkan bahwa insiden ini terjadi di saat perjalanan yang dilakukan presiden negara tersebut.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam
wwwwww